Assalamu’alaikum nie buat semua…
Puji dan Syukur mari sama-sama selalu kita sanjung sajikan kehadirat Allah swt. yang telah menciptakan manusia dengan seindah-indahnya bentuk dan dianugerahkan akal yang sangat tiada terhitung harganya.
Salawat beserta salam kita sampaikan kepada seorang pemuda yang tak pernah putus asa dalam berjuang.
Walaupun halang rintang sebesar gunung uhud, Beliau tetap menghadapinya dengan tetap semangat. Beliau adalah Nabi utusan Allah, Muhammad saw.
Walaupun halang rintang sebesar gunung uhud, Beliau tetap menghadapinya dengan tetap semangat. Beliau adalah Nabi utusan Allah, Muhammad saw.
Hidup memang penuh lika-liku kehidupan yang gersang dan hambar. Tapi dibalik semua itu banyak kisah yang terpendam di dalamnya, baik itu sebuah permulaan yang pahit, perjuangan yang berat, kesedihan, terharu, senang, yang selalu berakhir dengan sebuah dilema yang sangat menggugah dan dramatis.
Masa-masa yang telah berlalu bagaikan lembaran-lembaran buku yang terus terhempas angin waktu. Tak pernah berhenti menuliskan kisah-kisah yang sangat berharga bagi pemiliknya.
Kisah yang akan terkenang sepanjang masa tanpa ada yang bisa menghapusnya. Lembaran-lembaran ini akan menjadi saksi perjalanan kita di dunia ini, dan akan menjadi guru yang paling bijaksana dalam mengiring kita melangkah ke depan dengan harapan yang pasti.
Ribuan kisah yang telah berlalu, dan tak akan pernah kembali walau sedetikpun….
Sebagaimana kata-kata bijak seorang guru dan ulama besar kepada murid-muridnya :
“Tahukah kamu apa yang paling dekat dengan kita ?”
“Dia adalah maut, di setiap keluar masuknya napas kita”.
“Tahukah kamu apa yang paling jauh dengan kita ?”
“Dia adalah masa lalu, yang tak pernah bisa direka ulang walau hanya sedetik”
Blog “Kemilau Aneuk Nanggroe “ ini merupakan sebuah inspirasi dari pemiliknya untuk mencurahkan pengalaman-pengalaman yang berharga dan juga sebagai sebuah media ilmu yang insyaAllah akan bermanfaat bagi pembaca. Memang tidak begitu indah di pandang mata, dan tidak begitu menyentuh jika sekilas dilihat.
Maklum pemilik blog ini bukanlah seorang seniman dan tidak juga pandai dalam merangkai kata-kata mutiara nan indah seperti para pujangga-pujangga cinta melantunkannya. Blog ini tidak lebih dari media belajar bagi saya untuk mulai belajar menulis dan menunaikan sebuah amanah agama untuk saling berbagi ilmu dalam kebaikan.
Sebagai sebuah perkenalan dengan pemilik blog Kemilau Aneuk Naggroe ini. Saya seorang pelajar yang sedang menuntut ilmu di negeri kinanah yang merupakan pusat perdaban Islam zaman dahulu, yaitu mesir. Asal dari sebuah pelosok desa di kota Meulaboh, yang dikenal dengan nama Seuneubok. Tidak terlalu popular sich, tapi sangat membanggakan.
Menempuh pendidikan pertama di sebuah taman kanak-kanak di kota tersebut, kemudian melanjutkan ke Min Drien Rampak MBO-1. Pernah menjadi siswa di MTsN Model kota tersebut. Sampai menjadi Alumni Ruhul Islam, Mata Ie. Itulah jembatan perantauan yang membawa saya sampai sekarang.
Rasa terima kasih kepada kedua orangtua saya yang telah banyak memberikan motivasi dalam menjalani kehidupan ini dan telah merawat serta memelihara anaknya ini sebagaimana tanggung jawab yang di amanahkan Allah kepada mereka, buat guru-guruku yang tak pernah terhitung berapa banyak ilmu yang telah dilimpahkannya kepada kami semasa sekolah, semoga menjadi sedeqah jariyah di akhirat nanti. Buat orang-orang tersayang yang pernah ada dalam perjalanan hidupku, yang selalu memberikan semangat dan senyuman kebahagiaan. Dan sebuah penghargaan bagiku bisa mempunyai teman-teman seperjuangan yang tidak akan pernah bisa dijangkau nilainya.
“Sahabat adalah Penyejuk disaat dahaga”
Wassalam….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar